Gedung Merdeka – Mengenal Bangunan Bersejarah Di Bandung

Gedung Merdeka – Tidak hanya wisata alam, ketika liburan ke Bandung tidak ada salahnya untuk melakukan napak tilas sejarah. Banyak sekali destinasi sejarah yang dapat menajdi spot seru untuk di kunjungi. Selain itu, anda juga dapat berlibur sembari menambah ilmu pengetahuan.

Gedung-Merdeka-Mengenal-Bangunan-Bersejarah-Di-Bandung

Gedung Merdeka berada di Jalan Asia-Afrika, Bandung, Jawa Barat. Kemudian keberadaan Gedung ini yaitu pada kawasan stategis Kota Bandung. Sehingga gedung ini gampang di jangkau dari Stasiun Bandung. Saat ini, gedung yang menyimpan banyak cerita sejarah bangsa ini jadi Museum Konferensi Asia Afrika.

Sejarah Gedung Merdeka

Mulanya, Cerita’Yoo Gedung Merdeka memiliki nama yaitu Societeit Concordia yang adalah tempat nongkrong atau tempat rekreasi untuk sekelompok elit. Juga untuk masyarakat Belanda yang tinggal di Bandung dan juga sekitarnya. Mereka terdiri dari para perwira, pegawai perkebunan, pengusaha juga pembesar dari kalangan lain yang cukup kaya.

Oleh karena itu, Societeit Concordia mempunyai desain yang sangat mewah. Di hari libur terutama pada malam hari, gedung ini di penuhi oleh pengunjung untuk menonton pertunjukkan kesenian serta makan malam. Di dalam gedung juga terdapat fasilitas hiburan yang sangat mewah, jadi tidak sembarang orang bisa masuk ke gedung tersebut.

Terdapat tulisan ‘Verbodden voor Honden en Indlander’ yang ada di dalam gedung tersebut. Di mana artinya yaitu anjing dan juga pribumi di larang untuk masuk. Bahkan, orang yang kulit putih dan tidak mempunyai akses ke komunitas elite Eropa juga lami kesulitan ketika masuk ke gedung Societeit Concordia. Jadi tidak heran, jika Societeit Concordia di sebut juga sebagai simbol dari rasisme.

Baca Juga : Benteng Fort Rotterdam – Belajar Sambil Belajar Budaya Makassar

Nama Gedung Merdeka

Di tanggal 7 April 1955, Presiden Soekarno kemudian mengganti nama Gedung Societeit Concordia jadi Gedung Merdeka dan Jalan Raya Pos jadi Jalan Asia Afrika. Alasan dari penamaan Gedung Merdeka yaitu untuk berikan semangat perjuangan agar capai kemerdekaan untuk bangsa-bangsa Asia Afrika yang sampai kini masih terjajah.

Arsitek Gedung Merdeka

Gedung-Merdeka-Mengenal-Bangunan-Bersejarah

Gedung Medeka di rancang oleh Van Galen Last serta CP Wolff Schoemaker di tahun 1926. Dua arsitek popular yang berasal dari Belanda ini adalah guru besar dari Technische Hoogeschool te Bandoeng. Yang mana adalah TH Bandoeng, lalu jadi Institut Teknologi Bandung/ITB. Desain gedung sangat kental dengan nuansa art deco yang sangat megah.

Hal ini bisa di lihat dari lantainya yang terbuat dari marmer bikinan Itali. Juga ruangan tempat untuk minum serta bersantai yang mana di buat dari kayu dan lampu kristal dan tergantung gemerlapan sebagai penerang. Selain itu, Gedung Merdeka berada di area seluas 7.500 meter persegi. Kini, Gedung ini jadi Museum Asia Afrika yang menyuguhkan beragam benda koleksi serta foto-foto Konferensi Asia Afrika. Konferensi ini adalah cikal bakal Gerakan Non Blok yang mana pernah di gelar di sini pada tahun 1955 storyups.com.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *