|

Tol Pantura – Tol Angker Dengan Berbagai Penunggu Di Jalurnya

Tol Pantura adalah sebuah proyek jalan tol yang akan menghubungkan kota-kota di pantai utara Pulau Jawa, seperti Cilegon, Jakarta, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Banyuwangi.

Tol-Pantura-Tol-Angker-Dengan-Berbagai-Penunggu-Di-Jalurnya

Tempat ini di bangun untuk mengurangi kemacetan yang menghubungkan berbagai tujuan. Namun siapa sangkah di balik terciptanya jalan ini memiliki beberapa cerita seram yang di yakini oleh warga-warga setempat. Yang di mana di tol ini sering terjadi kejadian-kejadian aneh yang tidak di masuk akal dan juga berbagai kecelakaan yang menimpah para pelintas.

Berbagai Jalur Tol Pantura Yang Dianggap Angker

Penunggu Tol Pantura adalah sebuah istilah yang di gunakan untuk menyebut makhluk-makhluk halus yang konon menghuni jalan tol yang menghubungkan kota-kota di pantai utara Pulau Jawa. Menurut warga-warg sekitar tol ini menyakini bahwa di tempat tersebut memiliki penunggunya dan suka menganggu beberapa pelintas. Bagi anda yang ingin mengetahui jalur tol pantura apa saja yang di anggap angker. Berikut di bawah ini kami akan memberitahukan berbagai jalur tol pantura yang angker:

1. Jalur Jenu

Jalur-Jenu

Jalur Jenu adalah sebuah jalur yang terletak di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur. Tempat ini terkenal sebagai salah satu jalur angker di jalur pantura, karena sering terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa di jalur ini. Konon, kecelakaan-kecelakaan itu terjadi karena adanya gangguan dari makhluk halus yang menghuni jalur ini, seperti kuntilanak, pocong, genderuwo, atau ular raksasa. Beberapa cerita mistis yang beredar di masyarakat tentang jalur Jenu adalah:

  • Ada pengendara yang melihat sosok wanita cantik berambut panjang dan berbaju putih yang berdiri di pinggir jalan, menumpang di mobil, atau menyeberang di depan mobil. Sosok ini di duga adalah kuntilanak yang suka menggoda atau menakut-nakuti pengendara.
  • Ada pengendara yang mendengar suara tangisan, jeritan, atau tawa yang mengganggu konsentrasi mengemudi. Suara-suara ini di duga berasal dari arwah-arwah korban kecelakaan yang tidak tenang di jalur ini.
  • Ada pengendara yang merasakan adanya bau busuk, bau darah, atau bau kemenyan yang menyengat. Bau-bau ini di duga berasal dari mayat-mayat korban kecelakaan yang tidak terurus atau dari ritual-ritual yang di lakukan oleh orang-orang yang ingin mengambil manfaat dari jalur ini.
  • Ada pengendara yang mengalami kecelakaan, kerusakan mesin, atau kehabisan bensin tanpa sebab yang jelas. Hal-hal ini di duga di sebabkan oleh ulah makhluk halus yang ingin mengganggu atau membunuh pengendara.
  • Ada pengendara yang merasakan adanya aura negatif, kesurupan, atau mimpi buruk setelah melintas di jalur ini. Hal-hal ini di duga di sebabkan oleh pengaruh makhluk halus yang menempel atau masuk ke tubuh pengendara.

2. Hutan Jati Blora

Hutan-Jati-Blora

Hutan Jati Blora adalah sebuah hutan yang terletak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tempat ini menjadi salah satu penghasil kayu jati terbesar di Indonesia. Kayu jati dari Blora terkenal keras, bertekstur baik, tahan lama, dan jumlahnya melimpah. Namun siapa sangkah, di balik terkenalnya tempat ini. Terdapat berbagai cerita mistis yang telah banyak mengganggu para pelintasnya, seperti :

  • Pengendara Motor Hilang Secara Misterius. Kejadian ini terjadi pada tahun 2008, saat itu ada seorang warga Desa Kedungbacin. Menurut Suyono, salah satu saksi mata, warga desa sempat heboh karena sang pengendara motor tidak pulang selama dua hari. Suyono mengaku tidak tahu pasti apa yang terjadi dengan pengendara motor tersebut. Namun, ia menduga bahwa ada kaitannya dengan cerita mistis yang sering beredar di masyarakat tentang Hutan Jati Blora.
  • Kota Gaib. Menurut Ceritayoo rakyat, kota ini memiliki peradaban yang maju dan modern, tetapi tidak bisa di lihat oleh manusia biasa. Hanya orang-orang tertentu yang memiliki kemampuan supranatural atau keberuntungan yang bisa masuk ke kota ini. Baik secara sengaja maupun tidak. Beberapa orang yang pernah masuk ke kota ini mengaku melihat bangunan-bangunan tinggi, jalan-jalan beraspal, kendaraan-kendaraan canggih, dan lampu-lampu yang menyala terang. Namun, mereka juga merasakan adanya aura negatif, kesurupan, atau mimpi buruk setelah keluar dari kota ini.

    Salah satu cara untuk masuk ke kota ini adalah melalui sebuah terowongan gaib yang terletak di kawasan Hutan Bonggan, salah satu bagian dari Hutan Jati Blora. Terowongan ini sering menelan kendaraan-kendaraan yang melintas di jalur pantura (pantai utara) Jawa, seperti bus, truk, atau sepeda motor. Kendaraan-kendaraan ini kemudian muncul di lokasi yang tidak jauh dari tempat di temukannya terowongan, tetapi dengan kondisi yang berbeda.

3. Jembatan Sewo

Jembatan-Sewo

Cerita mistis Jembatan Sewo adalah sebuah kisah yang berkaitan dengan legenda Saidah dan Saeni, dua kakak beradik yang hidup miskin dan mengemis di jembatan tersebut. Mereka juga menjadi penari ronggeng yang sering menampilkan kesenian tradisional di pinggir jalan. Suatu ketika, mereka meninggal dunia di sekitar jembatan dan arwah mereka tidak tenang. Masyarakat percaya bahwa mereka menjadi penunggu jembatan yang suka mengganggu pengendara yang melintas. Terutama dengan melemparkan koin sebagai saweran.

Selain itu, cerita mistis Jembatan Sewo juga berkaitan dengan adanya terowongan gaib yang bisa menelan kendaraan yang melintas di jalur pantura. Terowongan ini konon merupakan pintu masuk ke Kota Gaib, sebuah kota yang berada di dalam hutan jati dan di huni oleh berbagai makhluk halus. Beberapa pengendara yang pernah masuk ke kota ini mengaku melihat peradaban yang maju dan modern, tetapi juga merasakan aura negatif dan mimpi buruk setelah keluar dari kota ini.

Baca Juga : Tol Jagorawi – Tol Angker Dengan Berbagai Penunggunya

4. Jalur Subang

Jalur-Subang

Cerita mistis jalur Subang adalah sebuah kisah yang berkaitan dengan keangkeran dan kejadian-kejadian aneh yang sering di alami oleh pengendara yang melintas di jalur tersebut. Beberapa cerita mistis yang beredar di masyarakat tentang jalur Subang adalah:

  1. Adanya penampakan hantu-hantu, seperti kuntilanak, pocong, genderuwo, atau ular raksasa, yang suka mengganggu pengendara yang melintas di jalur ini. Hantu-hantu ini bisa menampakkan diri di pinggir jalan, menumpang di mobil, atau menyeberang di depan mobil. Hal ini bisa menyebabkan kecelakaan atau gangguan psikologis bagi pengendara.
  2. Adanya terowongan gaib yang bisa menelan kendaraan yang melintas di jalur ini. Terowongan ini konon merupakan pintu masuk ke kota gaib, sebuah kota yang berada di dalam hutan jati dan di huni oleh berbagai makhluk halus. Beberapa pengendara yang pernah masuk ke kota ini mengaku melihat peradaban yang maju dan modern. Tetapi juga merasakan aura negatif dan mimpi buruk setelah keluar dari kota ini.
  3. Adanya legenda Tumenggung Bau Reksa, seorang pemimpin daerah yang pernah membuka lahan pertanian di jalur ini dengan cara kerja paksa pada masa penjajahan Belanda. Legenda ini mengatakan bahwa arwah Tumenggung Bau Reksa dan para pekerja paksa yang meninggal di jalur ini menjadi penunggu jalur yang tidak suka dengan orang-orang yang melintas di jalur ini.
  4. Adanya warung gaib yang bisa menampung pengendara yang tersesat di jalur ini. Warung ini konon menyajikan hidangan yang lezat dan murah. Tetapi setelah pengendara meninggalkan warung, mereka akan menemukan diri mereka di tempat yang berbeda dari sebelumnya. Tanpa ingatan tentang warung tersebut.

Buat kalian yang ingin mendapatkan berbagai informasi menarik kalian bisa klik link ini storyups.com.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *