|

Tol Cipularang – Tol Angker Dengan Berbagai Sosok Penunggunya

Tol Cipularang adalah jalan tol yang menghubungkan Jakarta dan Bandung melalui Cikampek, Purwakarta, dan Padalarang. Jalan tol ini memiliki panjang 54 km dan selesai di bangun pada tahun 2005. Tempat ini merupakan jalan tol terpanjang di Indonesia pada saat itu, dan juga jalan tol dengan pembangunan tercepat di Indonesia.

Tol-Cipularang-Tol-Angker-Dengan-Berbagai-Sosok-Penunggunya

Jalan tol ini memiliki tingkat keekstriman tertinggi sebagai jalan tol di Indonesia, karena melewati berbagai bukit dan jurang dengan panorama yang indah. Jalan tol ini juga di kenal sebagai jalan tol yang rawan kecelakaan, karena banyaknya tikungan tajam, tanjakan, dan turunan.

Berbagai Cerita Mistis Tol Cipularang

Jalan tol ini terkenal sebagai jalan tol paling angker di Indonesia, karena sering terjadi kecelakaan maut yang menelan banyak korban jiwa. Banyak orang yang percaya bahwa ada hal-hal mistis yang menyebabkan kecelakaan di tol ini. Berikut di bawah ini ada berbagai cerita mistis tol Cipularang yang di yakini warga setempat :

1. Penunggu Gunung Hejo

Penunggu-Gunung-Hejo

Cerita penunggu Gunung Hejo di Tol Cipularang adalah salah satu mitos yang berkembang di masyarakat sekitar tol tersebut. Konon, Gunung Hejo adalah tempat petilasan Prabu Siliwangi, raja kerajaan Pajajaran, yang dikeramatkan oleh suku Sunda. Saat pembangunan Tol Cipularang, pengembang berniat untuk menembus Gunung Hejo, tetapi mengalami berbagai halangan, seperti alat berat yang mati, teropong yang pecah, dan lain-lain. Akhirnya, pengembang memutuskan untuk membuat tol melingkar di sekitar Gunung Hejo.

Masyarakat sekitar percaya bahwa halangan-halangan tersebut disebabkan oleh penunggu Gunung Hejo, yang merasa tempat tinggalnya di rusak. Penunggu Gunung Hejo kemudian meminta tumbal dari para pengguna tol, dengan cara mengganggu konsentrasi mereka saat melintas di kilometer 96-97, yang berada di dekat Gunung Hejo. Banyak kecelakaan maut yang terjadi di ruas tol tersebut, yang diduga akibat ulah penunggu Gunung Hejo.

Namun, cerita ini di bantah oleh juru kunci Gunung Hejo, Mustopa bin Ija Banten, yang juga tetua petilasan Prabu Siliwangi. Menurut Ceritayoo, kecelakaan di Tol Cipularang tidak ada kaitannya dengan Gunung Hejo atau petilasan. Ia menilai, kecelakaan terjadi karena kurangnya kehati-hatian pengemudi, bukan karena gangguan gaib. Ia juga menegaskan, Gunung Hejo bukanlah tempat untuk pesugihan atau pemujaan, tetapi tempat untuk berdoa dan berikhtiar.

2. Mobil Misterius

Mobil-Misterius

Cerita mobil misterius di Tol Cipularang adalah salah satu kisah mistis yang beredar di masyarakat sekitar tol tersebut. Konon, ada sebuah mobil yang sering muncul tiba-tiba di malam hari, dan mengganggu para pengendara yang melintasi tol ini. Mobil ini memberikan sorotan lampu yang menyilaukan, atau mengikuti pengendara dari belakang dengan kecepatan tinggi. Ada yang mengatakan bahwa mobil ini adalah mobil hantu, yang bisa menghilang dan muncul seenaknya. Ada juga yang mengatakan bahwa mobil ini adalah mobil penjaga tol, yang ingin mengingatkan pengendara untuk berhati-hati.

Beberapa orang yang mengaku pernah melihat atau mengalami kejadian aneh dengan mobil misterius ini antara lain:

  • Seorang pria yang harus kembali ke Jakarta melalui Tol Cipularang pada malam hari. Dia melihat sebuah mobil yang terus-menerus memberikan sorotan lampu ke mobilnya. Merasa terganggu, dia beralih ke jalur kiri. Namun, kejanggalan terjadi ketika mobil misterius tersebut tiba-tiba menghilang tanpa jejak.
  • Seorang wanita yang sedang berkendara bersama suaminya di Tol Cipularang. Dia melihat sebuah mobil yang mengikuti mereka dari belakang dengan sangat dekat. Dia meminta suaminya untuk mempercepat laju mobil, tetapi mobil misterius itu tetap mengikuti. Ketika mereka mencoba untuk menghindar, mobil misterius itu malah menyalip mereka dan menghilang di depan mata mereka.
  • Seorang sopir truk yang sedang mengantar barang ke Bandung. Dia melihat sebuah mobil yang berada di jalur kanan, tetapi tidak bergerak sama sekali. Dia mencoba untuk mendekat, tetapi mobil itu tiba-tiba bergerak ke jalur kiri dan menabrak truknya. Dia terkejut ketika melihat bahwa mobil itu tidak mengalami kerusakan sama sekali, dan melaju kencang meninggalkan truknya yang rusak.

Tidak ada penjelasan ilmiah yang bisa menjelaskan fenomena mobil misterius ini. Beberapa orang percaya bahwa mobil ini adalah salah satu penunggu Tol Cipularang, yang meminta tumbal dari para pengguna tol. Beberapa orang lainnya menganggap bahwa mobil ini adalah halusinasi atau kebetulan belaka.

Baca Juga : Sejarah Kerajaan Kandis, Kerajaan Sebelum Masehi

3. Penumpang Gaib

Penumpang-Gaib

Cerita penumpang gaib di Tol Cipularang adalah salah satu kisah mistis yang beredar di masyarakat sekitar tol tersebut. Konon, ada penumpang gaib yang menumpang di mobil yang melintasi tol ini. Penumpang gaib ini biasanya muncul di kursi belakang, atau di kaca spion. Ada yang mengatakan bahwa penumpang gaib ini adalah arwah korban kecelakaan yang belum tenang, atau arwah penunggu tol yang ingin mengganggu pengendara. Ada juga yang mengatakan bahwa penumpang gaib ini adalah pertanda akan terjadi kecelakaan.

Beberapa orang yang mengaku pernah melihat atau mengalami kejadian aneh dengan penumpang gaib ini antara lain:

  • Seorang keluarga yang pergi menuju Bandung di malam Jumat. Saat melalui Tol Cipularang pada malam hari, anak kecil dalam keluarga itu ingin buang air kecil. Kemudian berhentilah mobil keluarga ini di pinggir jalan tol. Selesainya buang air kecil, anak tersebut kembali ke mobil tetapi dengan kondisi pucat dan murung. Ketika ditanya, anak tersebut mengatakan bahwa dia melihat seorang wanita berbaju putih di kursi belakang mobil.
  • Seorang sopir taksi yang sedang mengantar penumpang ke Bandung. Saat melalui Tol Cipularang, penumpangnya tiba-tiba berteriak dan menunjuk ke kaca spion. Sopir taksi tersebut kaget dan melihat ke arah spion, tetapi tidak melihat apa-apa. Penumpangnya mengatakan bahwa dia melihat seorang pria berdarah-darah di spion, yang menatapnya dengan tatapan kosong.
  • Seorang pria yang sedang berkendara sendirian di Tol Cipularang. Saat melalui kilometer 96, dia merasa ada yang menepuk-nepuk bahunya dari belakang. Dia mengira itu adalah angin, tetapi ketika dia melihat ke kaca spion, dia melihat seorang wanita berambut panjang yang tersenyum sinis padanya. Dia terkejut dan menginjak rem, tetapi mobilnya tidak berhenti. Dia berusaha untuk menghindari wanita itu, tetapi wanita itu terus mengikutinya sampai dia menabrak pembatas jalan.

Berbagai Kecelakaan di Tol Cipularang

Tol Cipularang adalah jalan tol yang menghubungkan Jakarta dan Bandung. Tol ini terkenal rawan kecelakaan karena memiliki tanjakan dan turunan yang curam dan panjang, serta kondisi lalu lintas yang padat. Berikut adalah beberapa kecelakaan yang terjadi di Tol Cipularang:

  • Pada 27 Juni 2022, kecelakaan beruntun yang melibatkan 17 kendaraan terjadi di KM 92 arah Jakarta. Kecelakaan ini berawal dari bus Laju Prima yang mengalami rem blong dan menabrak kendaraan di depannya. Akibatnya, 23 orang terluka, 3 di antaranya luka berat.
  • Pada 2 Januari 2021, kecelakaan beruntun yang melibatkan 3 kendaraan terjadi di KM 97 arah Bandung. Kecelakaan ini bermula dari Toyota Yaris yang menabrak Daihatsu Terios dan Suzuki Ertiga yang berhenti di bahu jalan karena ban bocor. Akibatnya, 2 orang meninggal dan 4 orang luka.
  • Pada 2 September 2019, kecelakaan maut yang melibatkan 21 kendaraan terjadi di KM 91 arah Jakarta. Kecelakaan ini bermula dari bus Budiman yang mengalami rem blong dan menabrak kendaraan di depannya. Akibatnya, 12 orang meninggal dan 43 orang luka.

Berbagai Hal Yang Harus Dipersiapkan Agar Terhindak Dari Kecelakaan

Tol Cipularang adalah salah satu ruas tol yang paling rawan kecelakaan di Indonesia. Untuk melintasi tol ini dengan aman, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan, antara lain:

  • Kondisi kendaraan. Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima, terutama rem, ban, dan lampu. Jangan lupa untuk mengecek bahan bakar dan membawa peralatan darurat seperti ban serep, dongkrak, dan obeng.
  • Kondisi tubuh. Pastikan Anda cukup istirahat sebelum berkendara, terutama jika perjalanan Anda jauh dan lama. Hindari mengemudi dalam keadaan mengantuk, mabuk, atau sakit. Jika merasa lelah, berhentilah di tempat peristirahatan yang tersedia di sepanjang tol.
  • Kecepatan dan jarak aman. Sesuaikan kecepatan Anda dengan kondisi lalu lintas, cuaca, dan jalan. Jangan melampaui batas kecepatan yang ditentukan, yaitu 100 km/jam untuk golongan I dan 80 km/jam untuk golongan II-V. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, belakang, dan samping Anda. Gunakan lajur kanan hanya untuk mendahului, dan kembali ke lajur kiri setelah selesai.
  • Rambu-rambu lalu lintas. Perhatikan dan taati rambu-rambu lalu lintas yang ada di sepanjang tol, seperti rambu peringatan, larangan, dan himbauan. Tol Cipularang memiliki banyak tikungan tajam dan turunan curam, sehingga Anda harus berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melewatinya storyups.com.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *