Surabaya – Mengetahui Sejarah Kota Pahlawan

Surabaya adalah ibu kota dari Provinsi Jawa Timur. Di mana kota Surabaya mempunyai luas wilayah yaitu sekitar 326,81 km2 dan terbagi dalam 31 kecamatan. Secara geografis, Kota Surabaya berbatasan dengan Selat Madura di bagian utara dan timur.

Mengetahui-Sejarah-Kota-Surabaya

Kabupaten Sidoarjo di bagian selatan serta Kabupaten Gresik di bagian barat. Sebagai kota metropolitan terbesar kedua usai Jakarta, Kota ini tentu jadi pusat beragam aktivitas di Jawa Timur. Yang mana mulai dari bisnis, pemerintahan sampai dengan hiburan.

Sejarah Kota Surabaya

Surabaya Mengetahui-Sejarah-Kota-Pahlawan

Sejarah Kota Surabaya memang cukup kental dengan nilai kepahlawanannya. Nilai kepahlawanan itu tentunya terwujud dalam beragam peristiwa pertempuran. Salah satunya yaitu pertempuran antara Raden Wijaya serta pasukan Mongol pimpinan Kubilai Khan di tahun 1293. Awalnya, kedatangan pasukan Mongol ke Jawa memiliki tujuan untuk menyerang Kerajaan Singasari. Hal tersebut di karenakan Raja Singasari Kertanegara sudah menyiksa utusan Mongol di tahun 1289.

Lalu Kubilai Khan mengirimkan ekspedisi besar ke Jawa yang mana untuk menghukum Raja Kertanegara. Tetapi sebelum pasukan Mongol itu tiba di Jawa, Raja Kertanegera kemudian terbunuh akibat Pemberontakan Jayakatwang pada tahun 1292. Pasukan Mongol akhirnya bekerja sama dengan tentara Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Berselang beberapa hari usai Jayakatwang menyerah, tentara Raden Wijaya lalu kembali menyerang pasukan Mongol Cerita’Yoo .

Baca Juga : Tugu Monas – Mengenal Sejarah Landmark Ibu Kota Jakarta

Pertempuran itu terjadi pada tanggal 31 Mei 1793 di Jawa, tepatnya pada wilayah Surabaya. Tanggal itu lalu di jadikan sebagai Hari Jadi Kota Surabaya. Dalam pertempuran itu, Raden Wijaya mampu mengalahkan pasukan Mongol. Pasukan Mongol kemudian terpaksa meninggalkan tanah Jawa dan kembali ke China. Raden Wijaya lalu naik menjadi raja pertama Kerajaan Majapahit. Di zaman Kerajaan Majapahit, Surabaya yang berada di pesisir utara Pulau Jawa ini jadi pelabuhan gerbang utama. Oleh karena itu, kota ini sangat berkembang di bidang perdagangan.

Di masa penjajahan Belanda, Surabaya juga di jadikan sebagai pelabuhan utama yang memiliki peran sebagai pusat pengumpulan hasil produksi perkebunan. Pada ujung Timur Pulau Jawa untuk di ekspor ke Negara Eropa. Nilai kepahlawanan dari masyarakat kota ini juga tercermin ketika pertempuran tanggal 10 November 1945. Pertempuran itu adalag pertempuran pertama bangsa Indonesia usai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Dalam pertempuran tanggal 10 November 1945, arek-arek Suroboyo dengan berbekal bambu runcing itu berani melawan pasukan penjajah. Puluhan ribu warga kemudian meninggal demi berjuang untuk membela Tanah Air. Peristiwa itu lalu di peringati sebagai Hari Pahlawan. Saat ini, Kota Surabaya sudah menjadi pusat aktivitas budaya juga menjadi magnet pariwisata. Terdapat beragam obyek wisata yang ada di Kota Surabaya dan dapat di kunjungi. Yang mana mulai dari wisata alam, taman rekreasi, wisata edukasi, wisata kuliner sampai dengan wisata religi storyups.com.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *