Monumen Palagan – Sejarah Berdirinya Monumen Di Ambarawa

Monumen Palagan Ambarawa merupakan salah satu ikon kota yang mana di dirikan untuk mengenang peristiwa sejarah dari Pertempuran Ambarawa. Di mana, sebagai simbol ketangguhan dari pasukan TKR atau Tentara Keamanan Rakyat. Mereka melawan sekutu untuk mempertahankan kemerdekaan. Lokasi Monumen Palagan Ambarawa ini berada di Jalan Mgr Sugiyopranoto, Panjang, tepatnya di Kecamatan Ambarawa, Kab. Semarang, Jawa Tengah.

Monumen-Palagan-Sejarah-Berdirinya-Monumen-Di-Ambarawa

Posisi dari monumen bersejarah ini ada persis pada pertigaan antara Jalan Mgr Sugiyopranoto serta Jalan Pemuda. Jika anda merasa penasaran dan ingin tahu lebih dalam tentang wisata ini, maka berikut ini sudah Cerita’Yoo sediakan informasinya. Selain itu, bisa juga anda jadikan sebagai referensi untuk berlibur kesini.

Sejarah Kejadian Pertempuran Ambarawa 1945

Seperti yang sudah di ketahui bahwa latar belakang di bangunnya Monumen Palagan Ambarawa yaitu berdasarkan peristiwa sejarah Pertempuran Ambarawa. Yang mana puncaknya berlangsung pada tanggal 12 hingga 15 Desember 1945. Dengan adanya penyerangan dari pihak sekutu mulai sejak sejak tanggal 20 November 1945. Sejarah dari kronologi Pertempuran Ambarawa terjadi sejak tanggal 20 November 1945 lalu berakhir hingga tanggal 15 Desember 1945. Yang mana antara pasukan TKR untuk melawan pasukan sekutu Inggris.

Baca Juga : Legenda Timun Mas Yang Melwan Raksasa Buto Ijo

Pertempuran Ambarawa juga di latarbelakangi oleh insiden yang terjadi di Magelang. Usai mendaratnya Brigade Artileri dari Divisi India ke-23 yaitu di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945. Kedatangan sekutu Inggris di boncengi oleh NICA (Pemerintahan Sipil Hindia Belanda) yang mana di persenjatai lalu menyerang Kota Magelang. Insiden itu sempat berhenti usai Presiden Soekarno serta Brigadir Jendral Bethell pergi ke Magelang pada tanggal 2 November 1945. Yang mana untuk lakukan gencatan senjata serta menyepakati sejumlah hal. Tetapi pasukan sekutu ternyata melanggar kesepakatan itu.

Terjadinya Pertempuran

Monumen-Palagan-Sejarah-Berdirinya-Monumen-Yang-Ada-Di-Ambarawa

Oleh karena itu, pada tanggal 20 November 1945 pecahlah pertempuran yang terjadi antara pasukan TKR di bawah pimpinan Mayor Sumarto. Yaitu melawan pasukan Sekutu dari Inggris. Setelah itu, pada tanggal 21 November 1945, pasukan dari sekutu Inggris yang ada di Magelang di tarik kembali ke Ambarawa. Kemudian pada tanggal 22 November 1945 meletuslah pertempuran di Ambarawa. Pertempuran tersebut melibatkan sejumlah batalyon tidak henti-hentinya terjadi sampai pada tanggal 26 November 1945. Letnan Kolonel Isdiman sebagai Pimpinan pasukan TKR dari Purwokerto pun gugur.

Pertempuran Ambarawa tersebut berlangsung selama berhari-hari. Lalu pada tanggal 11 Desember 1945, Kolonel Soedirman kemudian mengambil prakarsa untuk mengumpulkan masing-masing dari komandan sector. Sampai pada tanggal 12 Desember 1945 kemudian di lakukan serangan mendadak kepada musuh. Kota Ambarawa sendiri sempat di kepung selama empat hari empat malam. Sampai pada akhirnya, di tanggal 15 Desember 1945, musuh berhasil di pukul agar mundur dan meninggalkan daerah Ambarawa lalu menuju ke Semarang. Setelah itu, maka Ambarawa berhasil kembali ke tangan Republik Indonesia.

Pertempuran Ambarawa itulah yang sudah melatarbelakangi di bangunnya Monumen Palagan Ambarawa. Itu agar mengenang para pahlawan yang sudah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan. Selain itu, tanggal 15 Desember juga kita peringati sebagai Hari Juang Kartika TNI AD untuk memperingati perjuangan dari pasukan TKR storyups.com.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *